tim ahli nutriclub facebook twitter

Berdasarkan riset ilmiah terkini, tumbuh kembang dan kesehatan si Kecil dipengaruhi oleh:

Faktor ngkugan, termasuk Nutrisi

Faktor genetik

Di sini Ibu berperan untuk memastikan si Kecil mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan untuk perkembangan optimal dan kesehatannya di masa depan

Memenuhi kebutuhan nutrisi di 1000 hari pertamanya sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun penting untuk mengoptimalkan perkembangan si Kecil yang akan memengaruhi kesehatannya di masa depan.

Manfaat Jangka Pendek

Mendukung awal pembentukan otak yang optimal

Mendukung pembentukan sistem imun tubuh

Mendukung pertumbuhan sel dan pembentukan organ tubuh

Manfaat Jangka Panjang

Mengoptimalkan kemampuan belajar dan kognitif si Kecil

Memperkuat sistem imun tubuh untuk mengurangi alergi dan infeksi

Membentuk komposisi tubuh yang proporsional untuk mengurangi risiko terkena penyakit tidak menular

Kehamilan

Perkembangan otak janin berkembang pesat pada awal kehidupan. Hal ini dapat dibuktikan dengan besarnya pertumbuhan berat otak yang dicapai dalam 1000 hari pertama kehidupannya.

Sumber: NCBI US National Library of Medicine, National Institute of Health

Perkembangan otak dimulai sejak awal kehidupan (sejak terjadinya konsepsi). Nutrisi yang optimal berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak dan sistem saraf.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Sistem imun Ibu digunakan janin selama masa kehamilan karena ia belum memiliki sistem imunnya sendiri. Setelah perkembangan sistem imun janin sudah terbentuk, barulah sistem imunnya mampu berfungsi sendiri saat janin lahir.

Dukung sistem imun Ibu selama masa kehamilan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung pilihan nutrisi berikut.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Pola makan ibu hamil yang dilengkapi dengan nutrisi yang tepat dan seimbang mendukung perkembangan organ tubuh janin agar tetap maksimal.

PERKEMBANGAN JANIN MINGGU KE

Untuk pertumbuhan fisik janin, konsumsilah makanan yang mengandung aneka nutrisi penting berikut.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Kalsium untuk Ibu Hamil

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi 1300 mg kalsium per hari. Kebutuhan kalsium harian bisa Ibu dapatkan dari empat porsi saji makanan dan minuman yang kaya akan kalsium, seperti susu, produk olahan susu dan tahu.

Sumber: Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2013

Bayi

Perkembangan otak si Kecil setelah lahir optimal dengan pemberian ASI eksklusif oleh Ibu.

KANDUNGAN NUTRISI KHUSUS DI DALAM ASI YANG PENTING BAGI PERKEMBANGAN

AA - DHA

diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal

Klik di bawah ini untuk melihat artkel terkait.

Sumber nutrisi untuk perkembangan tubuh dan sistem imun si Kecil sendiri terbagi menjadi dua:

1.ASI EKSKLUSIF

ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan agar perkembangan dan pertumbuhan si Kecil optimal.

Salah satu kandungan ASI adalah Oligosakarida, gugus karbohidrat kompleks, seperti FOS & GOS, yang merupakan zat prebiotik pertama yang merupakan zat prebiotik pertama yang menstimulasi perkembangan bakteri baik di usus untuk mendukung perkembangan sistem imun si Kecil.

2.MAKANAN PENDAMPING ASI

Pilihlah aneka makanan yang lembut dan mudah dikonsumsi si Kecil.

Pilihan makanan seperti puree sayuran(brokoli, wortel, kentang, ubi dan bayam),puree buah (pisang, apel, alpukat), yoghurt, dan tofu bisa menjadi pilihan makanan padat pertama yang merupakan sumber karbohidrat, kaya akan nutrisi lemak baik, serta mengandung vitamin, protein, zat, besi, kalsium, dan potasium yang baik untuk tubuh.

Klik di bawah ini untuk melihat artkel terkait.

Awali Dengan Sayuran

Pemberian puree sayuran sebagai makanan pendamping ASI pertama si Kecil akan membiasakan si Kecil mengonsumsi sayuran.Coba berbagai variasi rasa puree sayuran agar sisem pngecap rasanya yang belum terbentuk bisa beradaptasi dengan rasa sayuran.

Sumber: World Health Organization,2007

Balita

Pada masa balita, perkembangan otak si Kecil terus berlanjut dan terus mempelajari banyak hal baru. Beragam nutrisi diperlukan untuk mendukung perkembangan otaknya, serta energi untuk mendukung kegiatan belajar si Kecil dalam mengenal dunia di sekitarnya.

DHA

diperlukan untuk mendukung perkembangan otak. Bisa didapatkan dari ikan salmon, ikan tuna, sarden, dan susu.

Zat besi

dibutuhkan untuk proses mielinisasi (pembentukan selubung saraf) yang berperan dalam menyempurnakan kerja otak, pembentukan neurotransmitter, dan meningkatkan kemampuan belajar juga kecerdasan si Kecil. Zat besi dapat diperoleh dari daging sapi, susu, telur, dan bayam.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Kunci perkembangan sistem imun si Kecil ada pada saluran pencernaannya.

Sel pertahanan tubuh ada diSaluran pencernaan

Sel pertahanan tubuh akan didukung oleh bakteri menguntungkan pada saluran cerna atau yang biasa disebut sebagai mikrobiota. Dukung kelangsungan hidup bakteri baik dengan zat prebiotik, dan penuhi kebutuhan nutrisi si Kecil untuk daya tahan tubuh yang optimal.

Lemak dan Karbohidrat

sebagai asupan energi

Protein

memperbaiki dan mengganti jaringan

Serat

membantu proses pembuangan sisa makanan di usus

Vitamin dan mineral

seperti vitamin A, C, zat besi, seng untuk memaksimalkan daya tahan tubuh.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Pertumbuhan fisik terjadi sangat pesat di awal kehidupannya dan memengaruhi kesehatannya di masa yang akan datang.

Sumber: Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan RI

Nutrisi yang tepat dan seimbang memastikan perkembangannya optimal dan menurunkan risiko terjadinya penyakit tidak menular, seperti obesitas, diabetes mellitus, dan kanker. Maksimalkan pertumbuhan si Kecil di usia balita dengan memberikan aneka nutrisi yang ia butuhkan.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Makan Bersama

Ingin si Kecil tidak memilih-milih makanan? Temani si Kecil dan makanlah bersamanya. Pada periode ini, si Kecil sangat suka meniru kebiasaan orang sekitarnya, termasuk cara makan Ibu dan keluarga. Berikan contoh cara makan yang baik agar bisa ditiru si Kecil.

Apa yang dimakan oleh Ibu selama kehamilan dan makanan yang diterima dari bayi hingga 5 tahun disebut

EARLY LIFE NUTRITION

Hal ini akan berdampak pada kesehatan jangka pendek dan jangka panjang anak.

Di sini Ibu berperan untuk memastikan si Kecil mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan untuk perkembangan optimal dan kesehatannya di masa depan

Memenuhi kebutuhan nutrisi di 1000 hari pertamanya sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun penting untuk mengoptimalkan perkembangan si Kecil yang akan memengaruhi kesehatannya di masa depan.

Manfaat Jangka Pendek

Mendukung awal pembentukan otak yang optimal

Mendukung pembentukan sistem imun tubuh

Mendukung pertumbuhan sel dan pembentukan organ tubuh

Manfaat Jangka Panjang

Mengoptimalkan kemampuan belajar dan kognitif si Kecil

Memperkuat sistem imun tubuh untuk mengurangi alergi dan infeksi

Membentuk komposisi tubuh yang proporsional untuk mengurangi risiko terkena penyakit tidak menular

Kehamilan

Perkembangan otak janin berkembang pesat pada awal kehidupan. Hal ini dapat dibuktikan dengan besarnya pertumbuhan berat otak yang dicapai dalam 1000 hari pertama kehidupannya.

18 Hari (Janin)

dari berat otak dewasa

1 Tahun

dari berat otak dewasa

Sumber: NCBI US National Library of Medicine, National Institute of Health

Perkembangan otak dimulai sejak awal kehidupan (sejak terjadinya konsepsi). Nutrisi yang optimal berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak dan sistem saraf.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Sistem imun Ibu digunakan janin selama masa kehamilan karena ia belum memiliki sistem imunnya sendiri. Setelah perkembangan sistem imun janin sudah terbentuk, barulah sistem imunnya mampu berfungsi sendiri saat janin lahir.

Dukung sistem imun Ibu selama masa kehamilan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung pilihan nutrisi berikut.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Pola makan ibu hamil yang dilengkapi dengan nutrisi yang tepat dan seimbang mendukung perkembangan organ tubuh janin agar tetap maksimal.

Untuk pertumbuhan fisik janin, konsumsilah makanan yang mengandung aneka nutrisi penting berikut.

Camilan Sehat

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi 1300 mg kalsium per hari. Kebutuhan kalsium harian bisa Ibu dapatkan dari empat porsi saji makanan dan minuman yang kaya akan kalsium, seperti susu, produk olahan susu dan tahu.

Sumber: Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2013

Bayi

Perkembangan otak si Kecil setelah lahir bisa dioptimalkan dengan pemberian ASI eksklusif oleh Ibu.

Kandungan Nutrisi khusus di dalam asi yang penting bagi perkembangan otak

TAURIN

diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal

AA - DHA

diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Sumber nutrisi untuk perkembangan tubuh dan sistem imun si Kecil sendiri terbagi menjadi dua:

1. Asi eksklusif

ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan agar perkembangan dan pertumbuhan si Kecil optimal.

Salah satu kandungan ASI adalah Oligosakarida, gugus karbohidrat kompleks, seperti FOS & GOS, yang merupakan zat prebiotik pertama yang menstimulasi perkembangan bakteri baik di usus untuk mendukung perkembangan sistem imun si Kecil.

2. Makanan Pendamping ASI

Pilihlah aneka makanan yang lembut dan mudah dikonsumsi si Kecil.

Pilihan makanan seperti puree sayuran (brokoli, wortel, kentang, ubi dan bayam), puree buah (pisang, apel, alpukat), yoghurt, dan tofu bisa menjadi pilihan makanan padat pertama yang merupakan sumber karbohidrat, kaya akan nutrisi lemak baik, serta mengandung vitamin, protein, zat besi, kalsium, dan potasium yang baik untuk tubuh.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Awali dengan Sayuran

Pemberian puree sayuran sebagai makanan pendamping ASI pertama si Kecil akan membiasakan si Kecil mengonsumsi sayuran. Coba berbagai variasi rasa puree sayuran agar sistem pengecap rasanya yang belum terbentuk bisa beradaptasi dengan rasa sayuran.

Sumber: World Health Organization, 2007

Balita

Pada masa balita, perkembangan otak si Kecil terus berlanjut dan terus mempelajari banyak hal baru. Beragam nutrisi diperlukan untuk mendukung perkembangan otaknya, serta energi untuk mendukung kegiatan belajar si Kecil dalam mengenal dunia di sekitarnya.

DHA

diperlukan untuk mendukung perkembangan otak. Bisa didapatkan dari ikan salmon, ikan tuna, sarden, dan susu.

Zat besi

dibutuhkan untuk proses mielinisasi (pembentukan selubung saraf) yang berperan dalam menyempurnakan kerja otak, pembentukan neurotransmitter, dan meningkatkan kemampuan belajar juga kecerdasan si Kecil. Zat besi dapat diperoleh dari daging sapi, susu, telur, dan bayam.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Kunci perkembangan sistem imun si Kecil ada pada saluran pencernaannya.

Sel pertahanan tubuh ada di

Saluran pencernaan

Sel pertahanan tubuh akan didukung oleh bakteri menguntungkan pada saluran cerna atau yang biasa disebut sebagai mikrobiota. Dukung kelangsungan hidup bakteri baik dengan zat prebiotik, dan penuhi kebutuhan nutrisi si Kecil untuk daya tahan tubuh yang optimal.

Lemak dan Karbohidrat

sebagai asupan energi

Protein

memperbaiki dan mengganti jaringan

Serat

membantu proses pembuangan sisa makanan di usus

Vitamin dan mineral

seperti vitamin A, C, zat besi, seng untuk memaksimalkan daya tahan tubuh.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Pertumbuhan fisik terjadi sangat pesat di awal kehidupannya dan memengaruhi kesehatannya di masa yang akan datang.

Sumber: Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan RI

Nutrisi yang tepat dan seimbang memastikan perkembangannya optimal dan menurunkan risiko terjadinya penyakit tidak menular, seperti obesitas, diabetes mellitus, dan kanker. Maksimalkan pertumbuhan si Kecil di usia balita dengan memberikan aneka nutrisi yang ia butuhkan.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Makan Bersama

Ingin si Kecil tidak memilih-milih makanan? Temani si Kecil dan makanlah bersamanya. Pada periode ini, si Kecil sangat suka meniru kebiasaan orang sekitarnya, termasuk cara makan Ibu dan keluarga. Berikan contoh cara makan yang baik agar bisa ditiru si Kecil.

Apa yang dimakan oleh Ibu selama kehamilan dan makanan yang diterima dari bayi hingga 5 tahun disebut

EARLY LIFE NUTRITION

Hal ini akan berdampak pada kesehatan jangka pendek dan jangka panjang anak.

Di sini Ibu berperan untuk memastikan si Kecil mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan untuk perkembangan optimal dan kesehatannya di masa depan

Memenuhi kebutuhan nutrisi di 1000 hari pertamanya sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun penting untuk mengoptimalkan perkembangan si Kecil yang akan memengaruhi kesehatannya di masa depan.

Manfaat Jangka Pendek

Mendukung awal pembentukan otak yang optimal

Mendukung pembentukan sistem imun tubuh

Mendukung pertumbuhan sel dan pembentukan organ tubuh

Manfaat Jangka Panjang

Mengoptimalkan kemampuan belajar dan kognitif si Kecil

Memperkuat sistem imun tubuh untuk mengurangi alergi dan infeksi

Membentuk komposisi tubuh yang proporsional untuk mengurangi risiko terkena penyakit tidak menular

Kehamilan

Perkembangan otak janin berkembang pesat pada awal kehidupan. Hal ini dapat dibuktikan dengan besarnya pertumbuhan berat otak yang dicapai dalam 1000 hari pertama kehidupannya.

18 Hari (Janin)

dari berat otak dewasa

1 Tahun

dari berat otak dewasa

Sumber: NCBI US National Library of Medicine, National Institute of Health

Perkembangan otak dimulai sejak awal kehidupan (sejak terjadinya konsepsi). Nutrisi yang optimal berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak dan sistem saraf.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Sistem imun Ibu digunakan janin selama masa kehamilan karena ia belum memiliki sistem imunnya sendiri. Setelah perkembangan sistem imun janin sudah terbentuk, barulah sistem imunnya mampu berfungsi sendiri saat janin lahir.

Dukung sistem imun Ibu selama masa kehamilan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung pilihan nutrisi berikut.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Pola makan ibu hamil yang dilengkapi dengan nutrisi yang tepat dan seimbang mendukung perkembangan organ tubuh janin agar tetap maksimal.

Perkembangan janin minggu ke

Untuk pertumbuhan fisik janin, konsumsilah makanan yang mengandung aneka nutrisi penting berikut.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Kalsium untuk Ibu Hamil

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi 1300 mg kalsium per hari. Kebutuhan kalsium harian bisa Ibu dapatkan dari empat porsi saji makanan dan minuman yang kaya akan kalsium, seperti susu, produk olahan susu dan tahu.

Sumber: Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2013

Bayi

Perkembangan otak si Kecil setelah lahir bisa dioptimalkan dengan pemberian ASI eksklusif oleh Ibu.

Kandungan Nutrisi khusus di dalam asi yang penting bagi perkembangan otak

AA - DHA

diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Sumber nutrisi untuk perkembangan tubuh dan sistem imun si Kecil sendiri terbagi menjadi dua:

1. Asi eksklusif

ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan agar perkembangan dan pertumbuhan si Kecil optimal.

Salah satu kandungan ASI adalah Oligosakarida, gugus karbohidrat kompleks, seperti FOS & GOS, yang merupakan zat prebiotik pertama yang menstimulasi perkembangan bakteri baik di usus untuk mendukung perkembangan sistem imun si Kecil.

2. Makanan Pendamping ASI

Pilihlah aneka makanan yang lembut dan mudah dikonsumsi si Kecil.

Pilihan makanan seperti puree sayuran (brokoli, wortel, kentang, ubi dan bayam), puree buah (pisang, apel, alpukat), yoghurt, dan tofu bisa menjadi pilihan makanan padat pertama yang merupakan sumber karbohidrat, kaya akan nutrisi lemak baik, serta mengandung vitamin, protein, zat besi, kalsium, dan potasium yang baik untuk tubuh.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Awali dengan Sayuran

Pemberian puree sayuran sebagai makanan pendamping ASI pertama si Kecil akan membiasakan si Kecil mengonsumsi sayuran. Coba berbagai variasi rasa puree sayuran agar sistem pengecap rasanya yang belum terbentuk bisa beradaptasi dengan rasa sayuran.

Sumber: World Health Organization, 2007

Balita

Pada masa balita, perkembangan otak si Kecil terus berlanjut dan terus mempelajari banyak hal baru. Beragam nutrisi diperlukan untuk mendukung perkembangan otaknya, serta energi untuk mendukung kegiatan belajar si Kecil dalam mengenal dunia di sekitarnya.

DHA

diperlukan untuk mendukung perkembangan otak. Bisa didapatkan dari ikan salmon, ikan tuna, sarden, dan susu.

Zat besi

dibutuhkan untuk proses mielinisasi (pembentukan selubung saraf) yang berperan dalam menyempurnakan kerja otak, pembentukan neurotransmitter, dan meningkatkan kemampuan belajar juga kecerdasan si Kecil. Zat besi dapat diperoleh dari daging sapi, susu, telur, dan bayam.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Kunci perkembangan sistem imun si Kecil ada pada saluran pencernaannya.

Sel pertahanan tubuh ada di

Saluran pencernaan

Sel pertahanan tubuh akan didukung oleh bakteri menguntungkan pada saluran cerna atau yang biasa disebut sebagai mikrobiota. Dukung kelangsungan hidup bakteri baik dengan zat prebiotik, dan penuhi kebutuhan nutrisi si Kecil untuk daya tahan tubuh yang optimal.

Lemak dan Karbohidrat

sebagai asupan energi

Protein

memperbaiki dan mengganti jaringan

Serat

membantu proses pembuangan sisa makanan di usus

Vitamin dan mineral

seperti vitamin A, C, zat besi, seng untuk memaksimalkan daya tahan tubuh.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Pertumbuhan fisik terjadi sangat pesat di awal kehidupannya dan memengaruhi kesehatannya di masa yang akan datang.

Sumber: Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan RI

Nutrisi yang tepat dan seimbang memastikan perkembangannya optimal dan menurunkan risiko terjadinya penyakit tidak menular, seperti obesitas, diabetes mellitus, dan kanker. Maksimalkan pertumbuhan si Kecil di usia balita dengan memberikan aneka nutrisi yang ia butuhkan.

Klik di bawah ini untuk melihat artikel terkait.

Makan Bersama

Ingin si Kecil tidak memilih-milih makanan? Temani si Kecil dan makanlah bersamanya. Pada periode ini, si Kecil sangat suka meniru kebiasaan orang sekitarnya, termasuk cara makan Ibu dan keluarga. Berikan contoh cara makan yang baik agar bisa ditiru si Kecil.