pertumbuhan balita seputar balita

Pertumbuhan Balita

Dampingi tumbuh kembang si Kecil dengan beragam informasi dengan pilih kalender pertumbuhan balita berdasarkan :

PERKEMBANGAN TAHUN KE
1

Makanan Tidak Sehat Bagi Anak

Kunci Sehat Mengurangi Berat Badan Balita

Menu Makanan Anak yang Seimbang Page 1 / 2

Keywords : Nutrisi Balita

Balita butuh lebih banyak lemak dan lebih sedikit serat agar terjadi penambahan berat badan yang sehat. Berikan si Kecil makanan anak dengan nutrisi yang seimbang.

Masa balita adalah periode perkembangan fisik dan mental yang pesat. Pada masa ini, otak balita telah siap menghadapi berbagai stimulasi seperti belajar berjalan dan berbicara lebih lancar.

Cermati perbedaan ini saat Ibu merencanakan menu makan si Kecil:
• Gula & Garam - Konsumsi garam untuk balita tidak lebih dari 1/6 jumlah maksimum orang dewasa sehari atau kurang dari 1 gram. Cermati makanan si Kecil karena makanan orang dewasa belum tentu cocok untuknya. Kadang makanan Ibu terlalu banyak garam atau gula, atau bahkan mengandung bahan pengawet atau pewarna buatan.
• Porsi Makan - Porsi makan si Kecil juga berbeda dengan orang dewasa. Mereka membutuhkan makanan sumber energi yang lengkap nutrisi dalam jumlah lebih kecil namun sering.
• Kebutuhan Energi & Nutrisi - Bahan makanan sumber energi seperti karbohidrat, protein, lemak serta vitamin, mineral dan serat wajib dikonsumsi si Kecil setiap hari. Atur agar semua sumber gizi tersebut ada dalam menu setiap hari.
• Susu Pertumbuhan - Susu sebagai salah satu sumber kalsium, juga penting dikonsumsi si Kecil. Sedikitnya balita membutuhkan 350 ml susu per hari. Susu Pertumbuhan dari Nutricia merupakan susu lengkap gizi yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia 12 bulan ke atas dan menjadi pelengkap menu si Kecil. 

Did you know?

"Dibandingkan dewasa, balita lebih menyukai makanan yang lebih lunak, rasa kurang tajam, ukuran lebih kecil dan menarik."

Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS. SpGK



Menu Seimbang
Merupakan kombinasi dari berbagai bahan berikut:
• Karbohidrat: Seperti nasi, roti, sereal, kentang, atau mi.
Kenalkan beragam karbohidrat secara bergantian. Selain sebagai menu utama, karbohidrat bisa diolah sebagai makanan selingan atau bekal sekolah seperti puding roti atau donat kentang yang lezat.
• Buah dan sayur: Seperti pisang, pepaya, jeruk, tomat, dan wortel.
Jenis sayuran beragam mengandung zat gizi berbeda. Berikan setiap hari baik dalam bentuk segar atau diolah menjadi jus.
• Susu dan produk olahannya: Seperti susu pertumbuhan, keju dan yoghurt.
Pastikan balita Ibu mendapatkan asupan kalsium yang cukup dari konsumsi susunya
• Protein: Seperti ikan, susu, daging, telur, kacang-kacangan.
Tunda pemberiannya bila timbul alergi atau ganti dengan sumber protein lain. Untuk vegetarian, gabungkan konsumsi susu dengan minuman berkadar vitamin C tinggi untuk membantu penyerapan zat besi.
• Lemak: Seperti yang terdapat dalam minyak, santan, mentega, roti, dan kue juga mengandung omega 3 dan 6 yang penting untuk perkembangan otak. 
Pastikan si Kecil mendapatkan kadar lemak esensial dan gula yang cukup bagi pertumbuhannya. Namun perlu diperhatikan bahwa lemak dan gula tidak digunakan sebagai pengganti jenis makanan lainnya (seperti karbohidrat).

Dapatkan Expert Content Berisi Aneka Resep, Tools, dan Artikel yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Ibu dan si Kecil

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP

BACA ARTIKEL LAINNYA

tim ahli nutriclub facebook twitter