tumbuh kembang bayi seputar bayi

Tumbuh Kembang Bayi

Dapatkan beragam informasi penting seputar perkembangan si Kecil dengan pilih kalender pertubuhan bayi berdasarkan :

PERKEMBANGAN BULAN KE
1

Cermat Menghadapi Demam Pada Bayi

Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi - Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)

Cegah Dehidrasi Pada Bayi Page 1 / 2

Keywords : Kesehatan Bayi

Jika bayi mengalami dehidrasi, artinya jumlah cairan di dalam tubuhnya lebih sedikit dari yang ia butuhkan.

Bayi lebih mudah mengalami dehidrasi dibandingkan dengan orang dewasa dan ini terjadi bila ia kekurangan cairan akibat muntah-muntah, diare dan demam. 

Tanda-tanda Si Kecil Mengalami Dehidrasi
Bila si Kecil mengalami gejala di bawah ini, kemungkinan ia mengalami dehidrasi:
- Mulut dan bibir kering
- Memiliki sedikit atau tidak ada air mata
- Menurunnya jumlah popok yang basah (Kurang dari enam popok basah sehari)
- Kulitnya tidak elastis
- Cepat haus
- Badan si Kecil dingin, dengan kaki dan tangan yang pucat

Did you know?

"Dehidrasi pada anak dapat mengakibatkan gangguan elektrolit, suhu tubuh meningkat, syok, kekurangan oksigen, penurunan kesadaran, sampai kematian"

dr. Marissa, SpA



Cegah Dehidrasi
Pastikan si Kecil meminum cukup cairan setiap hari, terutama pada cuaca yang panas atau ketika ia sedang mengalami sakit seperti demam, diare maupun muntah-muntah. Bila si Kecil mengalami sakit, berikut adalah langkah mencegah dehidrasi;

- Demam: Berikan banyak cairan pada si Kecil. Bila ia tampak kesulitan mengunyah, konsultasikan pada dokter apakah Ibu bisa berikan si Kecil obat seperti asetaminofen atau ibuprofen (untuk anak berusia di atas 6 bulan) untuk membantu mengatasi rasa sakitnya. Jangan berikan si Kecil aspirin, ini bisa berdampak pada kondisi kesehatan si Kecil.

- Kepanasan: Berikan si Kecil lebih banyak cairan bila cuaca sedang panas, atau banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. Terlalu banyak berkeringat bisa membuat si Kecil kehilangan banyak cairan.

- Diare: Jika si Kecil sedang mengalami gangguan pada pencernaan, ia akan kehilangan cairan melalui diare dan muntah-muntah. Tetap berikan si Kecil asupan ASI.

- Muntah-muntah: Virus dan infeksi pencernaan bisa menyebabkan si Kecil muntah-muntah. Berikan si Kecil cairan sedikit-sedikit dan perlahan. Cairan elektrolit bisa membantu meringankan muntah-muntah. Pada bayi berusia 3 bulan ke atas, berikan dengan petunjuk dokter.

Dengan Layanan Expert SMS, Nikmati Ragam Informasi Langsung ke Ponsel Ibu

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP
tim ahli nutriclub facebook twitter