tumbuh kembang bayi seputar bayi

Tumbuh Kembang Bayi

Dapatkan beragam informasi penting seputar perkembangan si Kecil dengan pilih kalender pertubuhan bayi berdasarkan :

PERKEMBANGAN BULAN KE
1

Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan

Perkembangan Bayi Usia 11 Bulan

Perkembangan Bayi Usia 10 Bulan Page 1 / 0

Keywords : Tumbuh-Kembang-Bayi

Pada usia 10 bulan, si Kecil mulai belajar berbicara dan semakin terampil menggunakan jari-jarinya. Saat ini, Ibu sebaiknya mulai mengajarkan batasan pada si Kecil. Ketahui selengkapnya di sini.

Bagaimanakah perkembangan bayi usia 10 bulan yang sesuai dengan milestone-nya? Kami dari Tim Ahli Nutriclub akan menjelaskan kepada Ibu mengenai hal tersebut.

Belajar Bicara

Ajaklah si Kecil berbicara sesering mungkin. Saat Ibu memasak di dapur, melipat pakaian, atau saat Ibu menaruh si Kecil di kereta dorong dan bersiap-siap pergi ke taman. Jawablah ocehan si Kecil dengan bahasa yang benar. Misalnya, saat si Kecil mengatakan "Baabaa...", Ibu bisa menjawab, "Adik mau minum pakai botol?" Biasakan berbicara kepada si Kecil dengan kata-kata yang benar daripada bahasa bayi. Karena, meskipun bahasa bayi terdengar lucu, mengucapkan kata-kata yang benar kepada si Kecil akan berdampak lebih baik untuk perkembangan bahasanya.

Jari-jari Pintar

Di usia ini, si Kecil semakin terampil menggunakan jari-jarinya untuk mengambil benda-benda kecil. Misalnya, mengambil potongan biskuit yang jatuh ke lantai dengan jari telunjuk dan ibu jarinya. Si Kecil juga semakin senang memungut benda kecil dan memasukkannya ke mulut. Selama benda itu aman untuk dimakan, maka tidak masalah. Tetapi, Ibu harus berhati-hati jika si Kecil memasukkan benda kecil yang bukan makanan, misalnya manik-manik, baterai kecil, potongan plastik, dan lain sebagainya, karena benda-benda tersebut dapat membuat si Kecil tersedak.

Belajar Berjalan

Kini, si Kecil mungkin semakin pintar merangkak dengan posisi yang tepat. Ia bisa merangkak dengan menggerakkan kedua tangan dan lututnya, dan punggungnya sejajar dengan lantai. Bahkan, si Kecil sudah mulai berani untuk naik tangga sambil merangkak. Ia juga mulai bisa merambat sambil berpegangan pada kursi, meja, atau tempat tidur. Jika Ibu memeganginya pada posisi berdiri, ia akan mulai melangkahkan kakinya, dan bisa berdiri tanpa dipegangi. Meski sebagian besar bayi mulai melangkah di usia 9-12 bulan, mereka baru bisa lancar berjalan di usia 14-15 bulan.

Semakin Mandiri

Saat ini, si Kecil bukan lagi bayi yang tidak bisa apa-apa. Ia sudah mulai membangun kemandirian. Misalnya, si Kecil akan mulai melangkah ketika Ibu memeganginya dengan posisi berdiri. Jika ibu menyuapinya, ia mulai bisa minum sendiri dari cangkir, memegang makanannya, dan makan sendiri. Ia juga senang bermain dengan sengaja menjatuhkan suatu benda agar Ibu memungutnya, dan melakukannya berulang kali.

Bermain dengan Teman

Di usia ini, si Kecil mulai belajar bersosialisasi dengan bayi lainnya. Coba ajak si Kecil bermain bersama-sama bayi lain. Meski ia belum mengerti cara berteman, hal ini bisa meningkatkan kemampuan bersosialisasinya.

Did you know?

”Meski setiap anak mempunyai kecepatan perkembangan yang berbeda, Ibu perlu konsultasi ke dokter antara lain apabila si Kecil tidak bisa berdiri tanpa bantuan atau tidak mengucapkan kata-kata apapun di periode usia 7-12 bulan. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Membuat Aturan

Si Kecil semakin suka mengeksplorasi lingkungannya. Namun, Ibu sebaiknya mulai memberi batas mana yang boleh dan tidak boleh, dan mana yang aman dan tidak aman. Misalnya, ketika si Kecil menarik ekor kucing, pelan-pelan pindahkan tangan si Kecil dan tatap matanya. Katakan "Jangan, ya. Nanti kucingnya kesakitan." lalu ajarkan si Kecil untuk membelai kucing tersebut. Mungkin keesokan harinya si Kecil tidak ingat dengan apa yang Ibu katakan, tetapi Ibu boleh membuat batasan dan aturan tertentu untuk melindungi dan mengajari si Kecil.

Berikut ini adalah tahapan perkembangan anak umur 9-12 bulan:

  1. Mengangkat badannya ke posisi berdiri
  2. Belajar berdiri selama 1-2 detik
  3. Dapat belajar dengan dituntun
  4. Mengulurkan tangannya untuk mendapatkan mainan
  5. Menggenggam erat pensil
  6. Memasukkan benda ke mulut
  7. Menyebut 2-3 suku kata tanpa arti
  8. Senang bermain cilukba
  9. Mulai mengenali anggota keluarganya dan takut dengan orang yang tidak dikenal

Berikut ini adalah berbagai stimulasi yang dapat Ibu berikan pada si Kecil yang berusia 10 bulan untuk mencapai perkembangan optimal:

1. Kemampuan gerakan motorik kasar

  • Membungkuk

Jika si Kecil sudah bisa berdiri, coba letakkan sebuah mainan di lantai. Ajak si Kecil membungkuk dan mengambil mainan itu tanpa berpegangan. Mula-mula, si Kecil mungkin masih perlu dibantu.

2. Kemampuan gerakan motorik halus

  • Menggambar

Letakkan krayon atau pensil warna di atas meja. Ajak si Kecil menggambar dengan krayon atau pensil warna tersebut. Kegiatan menggambar ini dapat dilakukan bersamaan dengan aktivitas Ibu mengerjakan tugas rumah tangga.

3. Kemampuan berbicara dan berbahasa

  • Bicara dengan boneka

Ambil sebuah boneka, atau buat boneka dari sarung tangan atau kaos kaki yang digambari dengan pena menyerupai bentuk wajah. Ibu bisa berpura-pura bahwa boneka itu yang berbicara kepada si Kecil, lalu ajak si Kecil berbicara kembali kepada boneka itu.

4. Kemampuan bersosialisasi dan kemandirian

  • Makan bersama-sama

Ajak si Kecil makan bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya. Si Kecil bisa duduk dekat anggota keluarga lainnya sambil memakan makanannya.

Apabila si Kecil belum bisa melafalkan kata-kata bersuku kata ganda padahal sudah berumur 10 bulan, maka bawa si Kecil berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau ke klinik tumbuh kembang, karena hal ini merupakan tanda keterlambatan perkembangan.

Sumber:

tim ahli nutriclub facebook twitter