tumbuh kembang bayi seputar bayi

Tumbuh Kembang Bayi

Dapatkan beragam informasi penting seputar perkembangan si Kecil dengan pilih kalender pertubuhan bayi berdasarkan :

PERKEMBANGAN BULAN KE
1

Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan

Perkembangan Bayi Usia 10 Bulan

Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan Page 1 / 0

Keywords : Tumbuh-Kembang-Bayi

Pada usia 9 bulan, ocehan si Kecil sudah mulai terdengar seperti kata, frasa, atau kalimat. Ia juga senang bermain sambil belajar dengan mainannya. Ketahui selengkapnya di sini.

Memasuki usia 9 bulan, si Kecil semakin pintar dan senang bereksplorasi. Pastikan Ibu memberi si Kecil stimulasi yang tepat (Stimulasi Perkembangan Otak Si Kecil) untuk perkembangan yang optimal. Kami dari Tim Ahli Nutriclub akan menjelaskan kepada Ibu tentang perkembangan bayi usia 9 bulan.

Bermain Sambil Belajar

Saat ini, si Kecil sudah bisa menaruh mainannya ke dalam container dan mengeluarkannya kembali. Ibu bisa memberikannya Kecil sebuah ember plastik dan beberapa balok mainan agar si Kecil dapat melatih kemampuan barunya. Namun, pastikan ukuran balok tidak terlalu kecil agar balok tersebut tidak tertelan oleh si Kecil dan membuatnya tersedak.

Si Kecil juga suka bermain dengan mainan yang bagian-bagiannya bisa dilepaskan. Misalnya, mobil-mobilan besar yang pintunya bisa terbuka. Ia juga senang memberikan mainannya kepada orang lain dan mengambilnya kembali. Misalnya, Ibu bisa mengajak si Kecil bermain bola. Gelindingkan bola ke si Kecil, dan perhatikan apakah ia melemparkan bola itu kembali kepada Ibu. Ibu juga bisa memberikan mainan susun balok dan lihat apakah ia memberikan balok itu kembali. Kadang, si Kecil juga memberikan biskuitnya kembali kepada Ibu.

Belajar Bicara

Saat ini, ocehan si Kecil sudah mulai terdengar seperti kata, frasa, atau kalimat. Sebenarnya, si Kecil lebih memerhatikan nada bicara Ibu daripada kata-kata yang Ibu ucapkan. Oleh karena itu, ucapkan dengan gembira saat Ibu memujinya. Berilah respon saat si Kecil berbicara, seolah-olah Ibu mengerti apa yang ia ucapkan.

Cemas Berpisah dengan Ibu

Saat ini adalah puncaknya si Kecil takut pada orang asing. Bahkan, ia bisa takut pada kakek, nenek, dan pengasuhnya sendiri, karena ia sudah mengenali wajah-wajah yang familiar dengannya. Hal ini disebut separation anxiety.Kecemasan ini bisa berlanjut dialami oleh si Kecil hingga beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, Ibu dapat menjelaskan kepada orang lain agar lebih perlahan-lahan mendekati si Kecil, dan biarkan si Kecil yang mendekati lebih dulu.

Jika Ibu bepergian dengan si Kecil, rasa takutnya pada orang asing mungkin akan membuat ia rewel di perjalanan. Ibu bisa bersiap-siap dengan membawa mainan untuk mengalihkan perhatian si Kecil. Misalnya, buku bergambar, mainan bersuara, dan boneka tangan. Ibu mungkin perlu sering menjauh dari orang asing untuk membuat si Kecil merasa aman.

Berikut ini adalah berbagai stimulasi yang dapat Ibu berikan pada si Kecil yang berusia 9 bulan untuk mencapai perkembangan optimal:

1. Kemampuan gerakan motorik kasar

  • Bermain bola

Ajak si Kecil bermain bola. Gelindingkan bola ke arahnya dan usahakan agar ia menggelindingkan atau memukul bola itu kembali ke arah Ibu. Bola besar akan lebih mudah untuk dimainkan pertama kali bersama si Kecil. Namun, Ibu bisa menggunakan bola dengan berbagai ukuran secara berangsur-angsur. Jangan gunakan bola yang terlalu kecil, karena dapat tertelan dan menyebabkan si Kecil tersedak. Selain itu, jangan memakai balon untuk menggantikan bola.

2. Kemampuan gerakan motorik halus

  • Menyusun balok atau kotak

Ajari si Kecil untuk menyusun balok atau kotak besar. Balok atau kotak ini dapat dibuat dari karton atau potongan-potongan kayu bekas. Benda lain yang bisa dipakai adalah beberapa kaleng kecil (kosong), atau mainan anak berbentuk kubus atau balok.

Did you know?

”Di periode usia 8-10 bulan, si Kecil mulai beradaptasi dengan rasa dan tekstur makanan. Ada kemungkinan ia mulai memiliki makanan kesukaan dan mulai tidak menyukai suatu jenis makanan. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

3. Kemampuan berbicara dan berbahasa

  • Menirukan kata-kata

Bicaralah kepada si Kecil setiap hari. Sebutkan kata-kata yang telah ia ketahui artinya, seperti minum, susu, mandi, tidur, kue, kucing, mobil, dan lain-lain. Ajak si Kecil menirukan kata-kata tersebut. Bila si Kecil mau mengatakannya, pujilah dia. Kemudian, sebutkan kata itu lagi dan ajak si Kecil mengulanginya.

4. Kemampuan bersosialisasi dan kemandirian

  • Minum sendiri dari sebuah cangkir

Untuk tahap awal, gunakan cangkir plastik tertutup yang memiliki lubang untuk mulut, lalu isi cangkir tersebut dengan sedikit air agar tidak tumpah. Bantu si Kecil memegang cangkir dan minum dari cangkir tersebut

Apabila si Kecil sudah berusia 9 bulan dan belum bisa mengoceh "Dadada… Mamama...", maka ini stimulasi yang dapat Ibu lakukan:

  1. Ajak bicara si Kecil sesering mungkin
  2. Usahakan agar Ibu selalu menatap mata si Kecil bila berbicara agar ia dapat melihat bibir dan mata si pembicara
  3. Sebutkan nama benda dan gambar kepada si Kecil
  4. Dudukkan si Kecil, beri benda yang berbunyi dari arah samping kiri atau kanan secara bergantian, lalu ulangi
  5. Bila tidak ada reaksi dari si Kecil, curigai adanya gangguan pendengaran. Segera bawa si Kecil untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau ke klinik tumbuh kembang

Apabila si Kecil sudah berusia 9 bulan belum bisa bermain dengan benda-benda, inilah stimulasi yang dapat Ibu berikan:

  1. Dudukkan si Kecil di pangkuan Ibu, letakkan mainan di tangannya supaya digenggam, lalu tarik pelan-pelan
  2. Letakkan mainan yang bisa dipegang dan tidak tajam di depan si Kecil
  3. Ajarkan si Kecil untuk meraih dan memegang mainan tersebut, juga memindahkan mainan tersebut dari tangan kanan ke tangan kiri
  4. Letakkan benda yang lebih kecil (misalnya potongan biskuit) di atas meja. Ajarkan si Kecil untuk mengambil biskuit tersebut. Bila berhasil, berikan pujian ke si Kecil dengan gembira. Lakukan berulang kali dengan kasih sayang

Berikut ini adalah tanda-tanda keterlambatan perkembangan yang harus Ibu waspadai. Jika si Kecil sudah berusia 9 bulan dengan stimulasi yang cukup, tetapi si Kecil belum dapat menjangkau mainan dan membalikkan tubuhnya, segera bawa ia ke dokter spesialis anak atau ke klinik tumbuh kembang.

Sumber:

Dapatkan Expert Content Berisi Aneka Resep, Tools, dan Artikel yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Ibu dan si Kecil

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP
tim ahli nutriclub facebook twitter