kalender kehamilan seputar kehamilan

Kalender Kehamilan

Pilih kalender perkembangan kehamilan ibu berdasarkan :

BULAN
1
MINGGU
2

Penyakit Toxoplasma pada Ibu Hamil

Waktu Paling Tepat Ibu ke Rumah Sakit, Untuk Melahirkan

Mempersiapkan Diri Jika Posisi Bayi Sungsang Page 1 / 2

Keywords : Kesehatan Kehamilan

Saat kehamilan Ibu mulai menginjak trimester ke tiga, biasanya kekhawatiran Ibu juga akan bertambah mengenai kondisi kehamilan dan bagaimana nanti Ibu akan melahirkan. Terutama jika menginjak trimester terakhir ini posisi janin masih sungsang.

Apa yang harus Ibu lakukan? Apakah bayi dengan posisi sungsang masih bisa dilahirkan secara normal? Banyak Ibu yang khawatir menghadapi posisi bayi sungsang serta bahaya yang mungkin terjadi, baik bagi janin dan Ibu. Agar tidak khawatir berlebihan dan dapat mengambil tindakan yang sesuai, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu sungsang dan penyebabnya.

Janin dinyatakan sungsang apabila ia berada di dalam rahim dengan posisi kepala di atas, sehingga pada saat persalinan normal, pantat atau kaki si Kecil yang akan keluar terlebih dahulu dibandingkan dengan kepala pada posisi normal. Hal ini dapat didiagnosis melalui bantuan ultrasonografi (USG).

Did you know?

”Terdapat tiga jenis posisi janin sungsang, yaitu sungsang murni, sungsang komplit, dan sungsang sebagian. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Penyebab Posisi Bayi Sungsang

Penyebab posisi bayi sungsang tidak diketahui pasti, karena penyebabnya tidak diketahui pasti maka pencegahannya pun sulit. Secara teori dapat terjadi karena:

1. Letak plasenta. Jika menutupi rongga panggul dapat menghalangi kepala janin masuk ke arah jalan lahir.

2. Terlilit tali pusat. Karena terlilit, menyebabkan janin sulit untuk berputar sehingga posisi kepala tetap di bawah.

3. Jumlah air ketuban. Jumlah air ketuban yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, sama-sama memperbesar peluang janin dalam posisi sungsang. Bila terlalu banyak membuat janin labil dalam perut, jika terlalu sedikit juga menyulitkan bayi untuk berputar.

4. Panggul terlalu sempit. Panggul yang sempit menyulitkan saat kepala janin hendak masuk ke posisi lahir normal, sehingga saat ia bergerak lagi posisi bisa berputar dan menyebabkan bokong berada di bawah.

5. Bayi kembar. Pada bayi kembar, rahim menjadi lebih sempit sehingga menyulitkan mereka mencari jalan lahir.

6. Tumor jinak rahim (mioma). Letak tumor pada rahim dapat menghambat pergerakan bayi di dalam rahim.

Usia kehamilan di bawah 28 minggu belum dapat dikatakan sungsang, karena posisi janin masih terus akan berubah seiring bertambahnya usia kehamilan. Tetapi, jika melalui pemeriksaan USG janin dinyatakan dokter posisinya sungsang, Ibu tidak perlu khawatir berlebihan. Karena apabila tidak ada kontra indikasi, biasanya dokter akan mencoba melakukan pemutaran dari luar untuk mengembalikan posisi si Kecil. Dulu, ini bisa dilakukan mulai usia kehamilan 28 minggu, sekarang kebanyakan dilakukan pada usia kehamilan 37 minggu. Kelahiran secara normal masih mungkin dilakukan jika tidak ada kondisi khusus yang dapat menganggu kesehatan Ibu dan si Kecil, seperti:

- Kehamilan lewat waktu (lama hamil > 42 minggu).

- Ibu pernah bedah caesar, sehingga tidak bisa diinduksi dengan obat-obatan/infus, jika ketuban pecah dini dan tidak disertai kontraksi persalinan, atau persalinan tidak maju.

- Janin menjadi sungsang lagi setelah dilakukan berbagai tindakan untuk mengembalikan posisinya.

Di luar hal-hal seperti di atas, jika pelaksaannya benar, bayi sungsang tetap dapat ditangani proses kelahirannya secara normal. Tetapi untuk Ibu yang mengandung anak pertama dan posisinya tetap sungsang saat kehamilan memasuki 38-40 Minggu, Ibu tetap tidak disarankan untuk melahirkan normal, untuk mencegah cedera pada bayi, karena pada anak pertama kecenderungan untuk dapat terjadinya cedera lebih besar.

 

Dengan Layanan Expert SMS, Nikmati Ragam Informasi Langsung ke Ponsel Ibu

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP
tim ahli nutriclub facebook twitter