Loading...
Kebutuhan protein bagi anak - Nutriclub
Nutrisi

Kebutuhan Protein Bagi Anak 1-5 Tahun dan Manfaatnya

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 25 Maret 2025


  • Berapa Kebutuhan Protein Harian Anak Usia 1-5 Tahun?
  • Mengapa Protein Penting untuk Anak Usia 1-5 Tahun?
  • Sumber Protein Terbaik untuk Anak Usia 1-5 Tahun
  • Cara Memastikan Kebutuhan Protein Anak Cukup

Seberapa banyak kebutuhan protein bagi anak usia 1-5 tahun yang sedang dalam masa pertumbuhan tergantung pada usianya. Apa saja sumber protein yang bagus? Yuk, simak penjelasannya!

Berapa Kebutuhan Protein Harian Anak Usia 1-5 Tahun?

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan protein anak usia 1-5 tahun adalah sebagai berikut:

  • Usia 1-3 tahun: 20 gram per hari.
  • Usia 4-6 tahun: 25 gram per hari.

Selain dari usia, faktor lain yang dapat memengaruhi kebutuhan protein bagi anak adalah tingkat aktivitas, berat badan, dan tinggi badan.

Kebutuhan ini dapat dipenuhi dari berbagai sumber protein, baik dari protein hewani maupun protein nabati.

Baca Juga: 7 Cara Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Penting pada Anak

Mengapa Protein Penting untuk Anak Usia 1-5 Tahun?

Ada beberapa alasan kenapa kebutuhan protein bagi anak sangatlah penting untuk tumbuh kembangnya, antara lain:

1. Mendukung Pertumbuhan Otot dan Jaringan Tubuh

Protein berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan organ dalam.

Anak yang sedang dalam masa pertumbuhan memerlukan protein untuk membentuk sel-sel baru dan memperbaiki sel yang rusak.

Konsumsi protein yang cukup membantu anak memiliki postur tubuh yang sehat dan proporsional.

Baca Juga: Tahap Perkembangan Fisik Anak Usia 1-5 Tahun

2. Meningkatkan Perkembangan Otak dan Fungsi Kognitif

Asam amino yang terkandung dalam protein berperan dalam produksi neurotransmitter, yaitu zat kimia yang membantu komunikasi antar sel otak.

Protein membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir dan belajar anak.

Kekurangan protein dapat menghambat perkembangan kognitif dan membuat anak sulit berkonsentrasi.

3. Memperkuat Sistem Imun (Daya Tahan Tubuh)

Salah satu manfaat protein adalah berperan dalam pembentukan antibodi yang melawan infeksi dan penyakit.

Anak yang mendapat cukup protein cenderung memiliki kekebalan tubuh lebih kuat dan tidak mudah sakit.

Beberapa jenis protein, seperti imunoglobulin dalam susu dan telur secara khusus berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Mendukung Produksi Hormon dan Enzim

Protein merupakan bahan dasar dalam pembentukan berbagai hormon yang mengatur pertumbuhan dan metabolisme anak.

Beberapa enzim penting yang membantu pencernaan makanan juga berasal dari protein.

Tanpa asupan protein yang cukup, produksi hormon dan enzim dalam tubuh dapat terganggu, yang berdampak pada pertumbuhan dan kesehatan anak.

5. Menjaga Kesehatan Kulit, Rambut, dan Kuku

Kulit, rambut, dan kuku terdiri dari protein, terutama keratin dan kolagen.

Protein membantu menjaga kelembapan kulit, memperkuat rambut, dan mencegah kuku rapuh.

Kekurangan protein bisa menyebabkan kulit kering, rambut mudah rontok, dan kuku mudah patah.

6. Menyediakan Energi Tambahan

Meskipun sumber energi utama anak adalah karbohidrat dan lemak, protein juga dapat digunakan sebagai sumber energi tambahan saat dibutuhkan.

Anak usia 1-5 tahun yang aktif bergerak memerlukan protein untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.

Protein membantu anak tetap berenergi dan tidak mudah lemas saat bermain dan belajar.

Sumber Protein Terbaik untuk Anak Usia 1-5 Tahun

Kebutuhan protein bagi anak bisa terpenuhi dari sumber protein yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu hewani dan nabati. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Sumber Protein Hewani

Protein hewani digolongkan sebagai protein lengkap karena mengandung semua asam amino esensial yang diperlukan tubuh dari makanan.

Sumber protein hewani bisa Mama temukan dalam daging tanpa lemak (ayam dan sapi), ikan dan seafood rendah merkuri, telur, serta produk susu seperti susu, yogurt, dan keju.

2. Sumber Protein Nabati

Sumber protein nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan merupakan salah satu pilihan paling sehat untuk anak-anak. 

Akan tetapi, tidak semua protein nabati mengandung semua jenis asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Beberapa sumber protein nabati meliputi tahu, tempe, kacang-kacangan dan biji-bijian (kacang merah, almond, chia seed), sayuran berprotein tinggi (bayam, brokoli).

3. Protein Hewani vs. Protein Nabati: Mana yang Lebih Baik?

Protein hewani lebih unggul dalam menyediakan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Namun, konsumsi berlebihan, terutama daging merah, dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Protein nabati lebih sulit dicerna dan kurang mudah diserap tubuh, yang bisa menyebabkan kekurangan gizi. Hal ini terutama berdampak pada bayi dan anak-anak yang membutuhkan asupan protein optimal.

Agar manfaatnya maksimal, sebaiknya konsumsi berbagai sumber protein. Pilih protein nabati yang kaya nutrisi dan protein hewani tanpa lemak untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Cara Memastikan Kebutuhan Protein Anak Cukup

Anak-anak butuh asupan protein yang bervariasi tergantung usia dan tingkat aktivitasnya. Berikut beberapa cara memastikan kebutuhan protein bagi anak terpenuhi dengan optimal:

1. Kombinasikan Protein Hewani dan Nabati

Mengombinasikan protein hewani dan nabati dalam satu porsi makan dapat meningkatkan variasi asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. 

Protein hewani seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, dan susu mengandung protein lengkap. 

Sementara itu, protein nabati dari kacang-kacangan, tahu, tempe, dan biji-bijian memberikan tambahan serat dan lemak sehat.

2. Variasikan Menu Makanan agar Tidak Bosan

Anak-anak sering kali bosan jika mengonsumsi makanan yang sama berulang kali. Untuk mengatasi hal ini, Mama perlu membuat variasi menu protein dengan mengolah makanan secara kreatif. 

Contohnya, telur dadar dengan roti gandum dan susu sebagai menu sarapan. Untuk menu makan siang, Mama bisa buat nasi ayam panggang dan tumis tempe.

Baca Juga: 10 Makanan Anak 1 Tahun yang Bergizi Tinggi dan Lezat

3. Hindari Metode Memasak yang Mengurangi Kandungan Nutrisi

Beberapa metode memasak dapat mengurangi kandungan protein dalam makanan. 

Menggoreng dengan minyak berlebihan atau memasak dengan suhu tinggi dalam waktu lama dapat merusak protein dan nutrisi lain dalam makanan.

Sebagai alternatif, Mama bisa menggunakan metode memanggang, membakar, mengukus, menumis, atau memanaskannya dalam microwave.

4. Lengkapi dengan Susu Pertumbuhan

Selain dari makanan, jangan lupa untuk terus dukung asupan gizi si Kecil dengan dampingan susu pertumbuhan seperti Nutrilon Royal 3 yang tinggi protein.

Nutrilon Royal 3 satu-satunya susu pertumbuhan yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula For Winning Child". 

Teruji klinis perkuat imunitas dan bantu maksimalkan inteligensinya untuk persiapkan anak anda untuk menang.

Mama ingin tahu informasi penting lain yang terkait nutrisi anak? Yuk, gabung jadi member Nutriclub untuk akses ke ratusan artikel terverifikasi expert hingga konsultasi 24/7 bersama ahlinya. Gratis!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  • Berkheiser, Kaitlyn and Mary Jane. (2023). Animal vs. Plant Protein — What’s the Difference?. Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/animal-vs-plant-protein
  • Brazier, Yvette. (2025). Protein deficiency: How much protein does a person need?. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/196279#daily-needs
  • Day, Li., et al. (2022). Food proteins from animals and plants: Differences in the nutritional and functional properties. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0924224421006774
  • Editorial Team. (2022). Keratin: Protein, Structure, Benefits, Uses & Risks. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/body/23204-keratin 
  • Editorial Team. Best sources of protein for kids. Best sources of protein for kids. Children's Health. https://www.childrens.com/health-wellness/best-sources-of-protein-for-kids
  • Editorial Team. (2022). Baby brain food: 7 foods to fuel brain development. UCLA Health. https://www.uclahealth.org/news/article/baby-brain-food-7-foods-to-fuel-brain-development
  • Iannell, Vincent. (2024). Protein-Rich Foods for Kids. Parents. https://www.parents.com/protein-for-kids-8647633
  • Jackson, Sarah. The Importance of Protein for Children’s Growth. SR Nutrition. https://www.srnutrition.co.uk/2020/07/the-importance-of-protein-for-childrens-growth/
  • Mrunal. (2024). Protein for Kids – Benefits, Requirement & Foods. FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/protein-for-kids/
  • Whittington, Victoria. (2024). Does Cooking Your Food Destroy Its Nutrients? Here's What Experts Say. EatingWell. https://www.eatingwell.com/does-cooking-food-destroy-nutrients-8736207
Artikel Terkait