Loading...
susu tinggi protein untuk anak - Nutriclub
Nutrisi

5 Manfaat Susu Tinggi Protein untuk Anak dan Rekomendasinya

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 26 Maret 2025


  • Manfaat Susu Tinggi Protein untuk Anak Usia 1-5 Tahun
  • Tips Memilih Susu Tinggi Protein yang Tepat
  • Cara Mengoptimalkan Konsumsi Susu Tinggi Protein untuk Anak

Protein memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Selain dari makanan, Mama juga bisa berikan susu tinggi protein untuk anak. Yuk, simak apa saja manfaatnya!

Manfaat Susu Tinggi Protein untuk Anak Usia 1-5 Tahun

Rutin minum susu yang mengandung protein tinggi memberikan berbagai manfaat kesehatan untuk anak, seperti:

1. Menjaga Energi dan Stamina Anak

Sumber energi utama yang bisa cepat digunakan tubuh adalah karbohidrat. Namun, protein juga dapat dimanfaatkan sebagai cadangan energi, terutama saat asupan karbohidrat sedang tidak optimal.

Protein disimpan di dalam otot sebagai asam amino dan digunakan saat dibutuhkan. Sisa pemecahannya dibuang melalui urin atau diubah lagi jadi energi dalam bentuk karbohidrat dan lemak.

2. Membentuk dan Memelihara Otot 

Protein penting untuk membangun dan memperkuat otot anak dengan membantu membuat jaringan otot dan memperbaiki yang rusak. Terutama jika si Kecil aktif beraktivitas fisik dan berolahraga.

Protein juga membantu produksi hormon IGF-1 yang berperan dalam perkembangan otot dan fisik secara keseluruhan. Jika anak kekurangan protein, otot bisa menjadi lemah.

Baca Juga: 8 Manfaat Minum Susu untuk Tumbuh Kembang Anak

3. Jaga Fungsi Imun

Salah satu manfaat rutin minum susu tinggi protein untuk anak adalah menjaga kekebalan tubuh bawaan dan adaptif.

Sistem imun bawaan mengacu pada kekebalan tubuh yang sudah dimiliki anak sejak lahir, sedangkan sistem imun adaptif adalah kekebalan tubuh yang terbentuk atau terlatih dari paparan infeksi dan vaksin.

Protein berperan penting dalam sistem imun anak dengan membantu pembentukan antibodi yang melawan infeksi dan memproduksi sitokin yang mengatur respons imun tubuh.

Protein juga mendukung respons tubuh terhadap vaksin dengan membentuk antibodi yang melindungi dari penyakit.

4. Dukung Perkembangan Otak dan Fungsi Kognitif

Protein membantu pembentukan asam amino yang diperlukan untuk memproduksi dopamin dan serotonin. Dua zat ini membantu anak lebih fokus dan mudah mengingat.

Protein juga membantu membangun dan melindungi sel-sel otak, sehingga otak bisa bekerja dengan baik.

Dengan otak yang sehat, anak bisa belajar lebih cepat, berpikir lebih jernih, dan memecahkan masalah dengan lebih mudah. Agar lebih optimal, pilih susu dengan kandungan yang bagus untuk kecerdasan anak.

5. Membantu Pemulihan dan Regenerasi Sel

Setiap hari, tubuh anak mengalami regenerasi sel untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.

Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan membutuhkan protein untuk mempercepat proses penyembuhan luka, menjaga kesehatan kulit, serta mendukung pertumbuhan rambut dan kuku. 

Susu tinggi protein menjadi pilihan yang baik untuk memastikan anak mendapatkan asupan protein yang cukup guna menunjang pertumbuhan sel tubuhnya.

Baca Juga: 11 Manfaat Minum Susu Sebelum Tidur untuk Anak

Tips Memilih Susu Tinggi Protein yang Tepat

Memilih susu tinggi protein untuk anak sebaiknya dilakukan dengan tepat agar kebutuhannya terpenuhi dengan baik. Berikut ini beberapa tips yang bisa Mama ikuti:

1. Periksa Kandungan Protein dalam Tabel Nutrisi

Sebelum membeli susu tinggi protein untuk anak, Mama sebaiknya memeriksa kandungan protein yang tercantum dalam tabel nutrisi pada kemasan produk. 

Kementerian Kesehatan melalui Angka Kecukupan Gizi menganjurkan anak usia 1-3 tahun diberikan sekitar 20 gram asupan protein per hari, sedangkan anak usia 4-6 tahun butuh sekitar 25 gram protein per hari. 

Pastikan susu yang Mama pilih mengandung protein yang cukup untuk bantu memenuhi kebutuhan protein harian anak tanpa berlebihan.

2. Hindari Susu dengan Tambahan Gula Berlebihan

Anak-anak yang belum genap berusia 2 tahun sebaiknya sama sekali tidak diberikan gula tambahan (sukrosa atau gula pasir). Mulai usia 2 tahun, anak boleh konsumsi gula tapi tidak boleh lebih dari 2 sdm per hari.

Mama bisa memilih susu rendah gula yang lebih aman bagi anak. Pastikan susu tersebut mencantumkan informasi 0 gram sukrosa.

Baca Juga: Bolehkah Anak Minum Susu Formula yang Sudah Dibuat Lebih dari 2 Jam?

3. Pastikan Ada Nutrisi Pendukung Lain

Agar manfaatnya optimal, Mama perlu memastikan bahwa susu tinggi protein untuk anak juga difortifikasi dengan berbagai nutrisi penting lain seperti:

  • FOS dan GOS: Serat yang mendukung kesehatan pencernaan anak.
  • DHA dan Omega-3: Berperan dalam perkembangan otak dan fungsi kognitif anak.
  • Vitamin D: Membantu penyerapan kalsium untuk memperkuat tulang dan gigi.
  • Zat besi: untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, serta mendukung perkembangan sistem saraf dan kognitif.

Semua kandungan di atas bisa Mama temukan dalam susu Nutrilon Royal 3

Nutrilon Royal 3 satu-satunya susu pertumbuhan yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA & EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula For Winning Child". 

Formulasi ini teruji klinis bantu perkuat imunitas dan maksimalkan intelegensi anak agar ia siap menang.

Cara Mengoptimalkan Konsumsi Susu Tinggi Protein untuk Anak

Setelah memilih susu tinggi protein yang tepat, Mama juga perlu tahu cara terbaik dalam memberikan susu kepada anak agar manfaatnya bisa maksimal. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Atur Jadwal Minum Susu

Meskipun susu tinggi protein memiliki banyak manfaat, konsumsi yang berlebihan juga tidak disarankan.

Anak usia 1-3 tahun disarankan minum susu sekitar 350 ml per hari. Lebih dari jumlah ini akan membuat anak merasa kenyang yang berlebihan dan mengurangi minat mereka terhadap makanan lain.

Mama sebaiknya membiasakan si Kecil minum susu pada pagi hari sebelum beraktivitas dan sore atau malam hari sebelum tidur, agar tubuhnya bisa menyerap nutrisi dengan optimal.

2. Kombinasi dengan Pola Makan Seimbang

Agar kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan baik, susu tinggi protein harus dikombinasikan dengan pola makan yang seimbang. 

Pastikan si kecil tetap mendapatkan sumber protein lain dari makanan, seperti daging tanpa lemak, telur, tahu, salmon, tuna, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Dengan memastikan asupan nutrisi yang beragam, pertumbuhan anak akan lebih optimal dan tidak hanya bergantung pada susu sebagai sumber protein utama.

Mama butuh informasi lebih lanjut terkait nutrisi anak? Yuk, gabung jadi member Nutriclub untuk akses ke ratusan artikel terverifikasi expert hingga konsultasi gratis 24/7 bersama ahlinya!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  • Korioth, Trisha. (2019). Added sugar in kids’ diets: How much is too much?. American Academy of Pediatrics. https://publications.aap.org/aapnews/news/7331/Added-sugar-in-kids-diets-How-much-is-too-much
  • Lewsley, Joanne. (2022). What should my toddler drink?. BabyCentre. https://www.babycentre.co.uk/x25007499/what-should-my-toddler-drink
  • Mrunal. (2024). Protein for Kids – Benefits, Requirement & Foods. Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/protein-for-kids/
  • Restivo, Jenette. (2023). High-protein foods: The best protein sources to include in a healthy diet. Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/nutrition/high-protein-foods-the-best-protein-sources-to-include-in-a-healthy-diet
Artikel Terkait