Minum susu setiap hari itu penting untuk bantu lengkapi asupan gizi si Kecil. Jadi, yuk cari tahu cara-cara efektif mengatasi anak susah minum susu!
Penyebab Anak Susah Minum Susu
Sebelum membujuk anak agar mau minum susu, Mama perlu memahami terlebih dahulu penyebabnya. Dengan begitu, Mama bisa menemukan solusi yang tepat sesuai dengan masalah yang dihadapi.
1. Anak Kurang Suka Aroma Susu
Bagi sebagian anak, aroma gurih susu hangat dari gelas bisa memicu mual, sehingga mereka enggan meminumnya langsung.
2. Susu Pertumbuhan Terlalu Panas atau Dingin
Minum susu pertumbuhan yang diracik dengan air terlalu panas atau terlalu dingin juga dapat membuat anak tidak mau minum susu.
Minum susu yang terlalu panas berisiko menyebabkan luka bakar pada mulut, lidah, dan tenggorokan, sedangkan minum susu dingin mungkin dapat membuat mual.
Baca Juga: Cara Membuat Susu Pertumbuhan yang Benar, Mama Wajib Tahu!
3. Anak Tidak Suka Rasa Susu
Si Kecil bisa jadi tidak suka dengan rasa susu yang ia minum, atau mungkin ia butuh waktu beradaptasi jika Mama baru menggantinya dengan susu merk lain.
4. Terlalu Banyak Makan Makanan Manis
Belum ada jurnal internasional yang secara langsung menghubungkan konsumsi makanan manis dengan penolakan minum susu pada anak.
Namun, asupan gula berlebih bisa menurunkan nafsu makan dan membuat anak lebih memilih camilan manis daripada makanan bergizi, seperti susu.
Tips Mengatasi Anak Susah Minum Susu
Susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik untuk anak yang juga mengandung berbagai gizi penting lain seperti vitamin D, DHA, dan prebiotik. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi anak susah minum susu?
1. Pilih Susu Tanpa Gula Tambahan
Jika anak susah minum susu, ada baiknya pilih susu pertumbuhan tanpa gula tambahan (0 gr sukrosa) seperti Nutrilon Royal 3.
Susu yang tinggi gula bisa menyebabkan mual dan gangguan pencernaan. Beberapa pemanis buatan yang seringnya ditambahkan dalam susu pertumbuhan juga berisiko menimbulkan efek laksatif jika dikonsumsi berlebihan.
Baca Juga: 10 Manfaat Susu Pertumbuhan Gula untuk Anak
2. Racik dengan Suhu Air yang Pas
Seperti yang dijelaskan di atas, menyeduh susu dengan air yang terlalu panas bisa “membakar” mulut anak sedangkan memakai air yang terlalu dingin, bubuk susu mungkin jadi tidak larut sempurna dan memicu mual.
Jadi, seduhlah susu dengan suhu air yang tepat. Caranya, didihkan 200 ml air selama 5 menit sampai suhunya 70° lalu lalu dinginkan sampai suam kuku (37° C), kemudian tambahkan 3 sendok takar susu dan aduk sampai larut.
Untuk tahu apakah suhunya sudah tepat dan aman untuk si Kecil, coba teteskan sedikit pada kulit sisi dalam pergelangan tangan.
3. Buat Jadwal Minum Susu yang Teratur
Jadwal minum susu yang teratur dapat menjadi cara mengatasi anak susah minum susu. Tips ini juga mencegah anak minum susu dalam porsi yang berlebihan.
Anak usia 1 tahun umumnya hanya perlu 1,5-2 cangkir susu per hari, sedangkan anak usia 2-5 tahun disarankan minum 2-3 gelas susu per hari atau setara dengan 500 ml per hari.
Berikan susu sekitar 2 jam sebelum atau setelah makan nasi agar si Kecil tetap mau minum susu dan tidak menolak makan karena kekenyangan.
4. Sajikan dengan Camilan Favoritnya
Untuk mengatasi anak susah minum susu, Mama bisa menyajikannya bersama camilan favoritnya, seperti biskuit kesukaannya.
Saat waktu minum susu tiba, ajak si Kecil mencelupkan biskuit ke dalam susu sebelum dimakan, agar aktivitas minum susu jadi lebih menyenangkan.
Baca Juga: 15 Camilan Anak 1 Tahun yang Tinggi DHA dan Prebiotik
5. Campur dengan Puree Buah
Coba campurkan dengan puree buah asli untuk pemanis alami sebagai cara mengatasi anak susah minum susu yang rasanya tawar.
Misalnya jika si Kecil suka buah stroberi, blender buahnya sampai halus lalu tambahkan ke dalam racikan susu.
Jangan lupa cicipi rasanya terlebih dahulu untuk cek apakah rasa manisnya sudah pas untuk si Kecil.
6. Berikan Alternatif Kalsium Lain
Jika anak masih tidak mau minum susu, Mama bisa berikan alternatif seperti susu kedelai, yogurt dan keju.
Selain itu, pastikan menu makan si Kecil mengandung gizi seimbang, dan kurangi makanan cepat saji, jajanan, serta camilan manis, asin, dan berlemak.
7. Diolah Menjadi Resep Makanan Favoritnya
Agar anak mau minum susu, Mama bisa mempertimbangkan untuk mengolah susu menjadi makanan yang disukai si Kecil.
Misalnya seperti pancake, sajikan bersama oatmeal, atau membuatnya jadi sup krim. Mama juga dapat membuat es krim buatan sendiri menggunakan susu dan buah.
8. Pakai Gelas Favorit Si Kecil
Si Kecil mungkin lebih tertarik minum susu jika memiliki cangkir pribadi miliknya sendiri.
Jadi, coba ajak si Kecil membeli gelas yang ia mau gunakan. Biarkan ia pilih sendiri gelas dengan warna favorit atau karakter kesayangannya, atau hias dengan stiker agar lebih menarik.
Baca Juga: 8 Manfaat Minum Susu untuk Tumbuh Kembang Anak
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Jika Mama sudah mencoba berbagai cara di atas tapi si Kecil masih menolak minum susu, coba amati apakah ada hal-hal tidak biasa yang dialami si Kecil setelah minum susu.
Penolakan anak terhadap susu bisa jadi pertanda ia memiliki intoleransi laktosa atau alergi susu jika disertai gejala gangguan pencernaan atau gejala fisik lainnya.
Anak mungkin memiliki intoleransi laktosa jika setelah minum susu mengalami gejala berikut:
- Perut kembung atau begah.
- Sakit perut, kram, atau kembung.
- Mual.
- Diare.
- Rewel atau mudah marah.
- Perut berbunyi.
Sementara itu, anak mungkin justru memiliki alergi terhadap susu jika muncul gejala berikut setelah minum susu:
- Mengi dan susah bernapas.
- Batuk dan suara serak.
- Tenggorokan terasa sesak.
- Nyeri perut.
- Muntah dan diare.
- Mata gatal, berair, atau bengkak.
- Gatal-gatal pada tubuh.
- Tekanan darah menurun, menyebabkan pusing atau pingsan.
Itu dia Ma, penjelasan tentang penyebab dan cara mengatasi anak susah minum susu. Baca lebih banyak artikel seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, dengan bergabung ke Nutriclub. Gratis!