Loading...
parenting anak - Nutriclub.
Tumbuh Kembang

15 Prinsip Parenting Anak yang Baik dan Benar

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 25 Juni 2024


Parenting anak yang tepat adalah membimbing si Kecil untuk memiliki karakter juara dan sesuai value keluarga lewat cara-cara yang hangat dan penuh cinta. Berikut beberapa tipsnya.

Tips Parenting Anak agar Jadi Pemenang

Menjadi orang tua perlu persiapan matang untuk mendidik dan mengajarkan anak agar bisa bertindak sesuai harapan Mama. Jadi, seperti apa cara parenting yang baik?

1. Bangun Komunikasi Positif

Kunci paling penting dari parenting adalah tentang bicara dua arah dengan anak untuk mengajari si Kecil bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain.

Komunikasi dua arah yang hangat membuat anak merasa dihargai dan diinginkan keberadaanya. Dengan begitu, ia tumbuh menjadi anak yang ceria dan percaya diri. 

Sesibuk apa pun Mama dan Papa, luangkan waktu untuk ngobrol dengan anak dan tunjukkan antusiasme serta kontak mata yang hangat saat menanggapi cerita si Kecil. 

2. Tanamkan Sikap Percaya Diri

Sikap percaya diri sangat penting agar anak mudah beradaptasi, berani mencoba hal baru, mau berusaha mencapai keinginannya, dan merasa bangga atas segala bentuk pencapaiannya. 

Supaya anak percaya diri, tanamkan pada dirinya bahwa setiap anak adalah individu yang unik dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga ia tidak perlu malu menjadi diri sendiri.

Tips parenting ini juga membantu mengasah keterampilan sosial dan komunikasi anak yang nantinya akan membangun karakter kepemimpinan dalam diri anak.

3. Buat Aturan dan Batasan yang Sehat

Parenting anak yang baik adalah bagaimana cara Mama membuat serta menerapkan aturan dan batasan yang sehat.

Aturan seperti kapan waktu makan, waktu tidur, dan waktu bermain ada untuk membantu si Kecil belajar bagaimana caranya bertanggung jawab dan bagaimana seharusnya ia berperilaku

Agar efektif, jelaskan alasan di balik peraturan dan batasan yang Mama buat sehingga si Kecil bisa memahami sudut pandang Mama.

Dengarkan si Kecil jika ia merasa keberatan dan terbukalah untuk mendengarkan perasaan dan sarannya.

4. Memberikan Stimulasi yang Tepat

Stimulasi adalah bagian penting dari parenting anak yang bagus, karena stimulasi merangsang perkembangan otak anak dengan menciptakan koneksi listrik kecil yang disebut sinapsis.

Stimulasi secara berulang dan konsisten secara langsung mempengaruhi berapa banyak sinapsis yang terbentuk, juga memperkuat koneksi tersebut sehingga menjadi permanen.

Koneksi ini yang akan membentuk karakter anak dan dapat mencegah perilaku yang tidak diinginkan di kemudian hari. 

Mama bisa dapatkan berbagai ide stimulasi yang bagus dan sesuai usia anak dengan mengunduh 8 Winning Skills Stimulation Kit.

Baca Juga: 6 Ide Aktivitas Stimulasi untuk Anak Usia 1 Tahun

5. Biarkan si Kecil Mencoba

Mungkin si Kecil pintar sekali mewarnai, jadi Mama ingin mengoptimalkan kemampuan ini. Namun, jangan sampai keinginan tersebut membatasi si Kecil dari mencoba hal-hal baru. 

Dengan mencoba berbagai hal baru, si Kecil justru dapat menguasai berbagai keterampilan yang sebelumnya tidak pernah ia ketahui untuk bantu meningkatkan rasa percaya dirinya. 

Kemudian dalam prosesnya, biarkan si Kecil berusaha sendiri. Dampingi proses belajarnya dan beri bantuan hanya jika ia benar-benar membutuhkan. 

6. Ajarkan Sikap Tangguh

Prinsip parenting anak yang bagus juga harus mencakup cara Mama menumbuhkan kepribadian resilien.

Memiliki sikap yang resilien atau tangguh akan membantu anak paham bahwa agar bisa berhasil, ia tidak boleh cepat menyerah saat menghadapi berbagai rintangan. 

Untuk menanamkan sikap ini, terus semangati anak agar tidak patah semangat dan mau mencoba lagi agar si Kecil paham bahwa kegagalan adalah hal yang biasa.

Jangan lupa apresiasi usaha anak secara spesifik, seperti “Wah, adik hebat tidak langsung menyerah meski jatuh berkali-kali. Besok kita coba lagi yuk, supaya bisa sepedaan keliling taman sama teman-teman.” 

Baca Juga: Cara Mendidik Anak 1 Tahun agar Cerdas dan Pantang Menyerah

7. Hargai Proses Belajar Anak

Memuji memupuk rasa percaya diri dan harga diri anak. Dengan memberikan pujian, Mama mengajarkan si Kecil pentingnya merasa bangga terhadap diri sendiri dan mencintai dirinya sendiri.

Namun, Mama dan Papa perlu memfokuskan pujian pada proses belajar yang anak tempuh, bukan pada hasilnya, untuk memupuk growth mindset atau sikap mau berkembang.

Dengan growth mindset, si Kecil bisa belajar bahwa keberhasilan atau kesuksesan bukan hanya karena keberuntungan semata, tapi bisa diraih dengan ketekunan dan kerja keras.

8. Asah Logika Anak

Perkembangan logika pada anak usia dini berperan krusial dalam membentuk kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah di kemudian hari. 

Stimulasi yang tepat pada usia dini dapat meningkatkan kemampuan anak dalam memahami hubungan sebab-akibat, membuat prediksi, dan mengambil keputusan yang rasional.

Selain itu, keterampilan logika yang diasah sejak dini juga berdampak positif pada prestasi akademis anak.

9. Ajarkan Membuat Keputusan Sendiri

Parenting anak tidak bisa jauh-jauh dari mengajarkan cara membuat keputusan sendiri, seperti memilih warna pakaian atau menu sarapan. 

Anak yang diberi kesempatan untuk membuat keputusan sendiri cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi. Melalui proses ini anak memahami bahwa pendapat dan pilihannya dihargai.

Selain itu, decision making skill juga akan membantu anak memahami bahwa ia memiliki kontrol atas kehidupannya sendiri agar bisa bertanggung jawab untuk dirinya sendiri. 

10. Ajarkan Cara Mengelola Emosi

Anak-anak yang memiliki keterampilan regulasi emosi yang baik menunjukkan performa yang lebih baik di sekolah. 

Kemampuan tetap tenang dan fokus selama situasi menantang memungkinkan anak untuk lebih efektif memecahkan masalah dan berinteraksi dengan teman sekelas dan guru. 

Selain itu, anak-anak yang belajar mengelola emosi sejak dini cenderung memiliki kesejahteraan mental yang lebih baik di kemudian hari.

11. Mengasah Penalaran Anak

Tips parenting anak usia dini selanjutnya adalah mengasah kemampuan penalaran (reasoning) anak. 

Kemampuan penalaran yang baik sangat dibutuhkan si Kecil agar ia dapat mengenali, memahami, dan mengevaluasi sesuatu hal dengan lebih mudah. 

Apabila kemampuan ini tidak terasah dengan baik si Kecil akan kesulitan dalam menyaring dan mengumpulkan informasi berguna dan mencari cara memecahkan masalah. 

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Intelektual (IQ) Anak

12. Mengajarkan Anak Fokus

Supaya anak tumbuh menjadi juara, Mama perlu melatih kemampuan fokusnya sejak dini.

Keterampilan fokus penting dimiliki agar si Kecil dapat memusatkan perhatiannya pada satu tujuan, yaitu menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan hasil yang maksimal.  

Fokus adalah pegangan anak supaya bisa beraktivitas dengan lebih terarah dan maksimal untuk mencapai sesuatu yang ia inginkan atau cita-citakan.

Memiliki fokus juga penting agar anak bisa memiliki kontrol penuh atas hidupnya dan tidak keluar jalur.

13. Mengasah Kemampuan Bahasa Anak

Kemampuan bahasa yang perlu diasah dengan baik agar ia mampu berkomunikasi dan belajar dengan lebih baik di masa depan. 

Mama dapat mengawalinya dengan membuat anak menyukai kegiatan membaca buku. Mulai dengan secara konsisten membacakan paling tidak 1 buku cerita bergambar per hari. 

Pastikan Mama membacakan buku cerita secara interaktif, menggunakan nada yang ekspresif, dan menunjukkan raut muka sesuai emosi yang ada dalam cerita. 

14. Biasakan Anak Bergerak Aktif

Anak yang terbiasa aktif cenderung pintar. Sebab, aktivitas fisik melancarkan aliran darah ke otak untuk bantu tingkatkan keterampilan berpikir, kemampuan berbahasa, serta psikomotorik anak. 

IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyarankan agar anak usia dini bergerak minimal 60 menit dalam satu hari.

Baca Juga: Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Psikomotorik Anak

15. Mengajarkan Sikap Terpuji

Hasil penelitian menunjukkan, parenting yang berfokus pada pembelajaran nilai-nilai moral menghasilkan anak-anak yang mampu mengelola emosi dengan baik.

Aktivitas seperti bercerita, bermain peran, dan diskusi tentang situasi sehari-hari dapat digunakan untuk mengajarkan anak tentang pentingnya sikap terpuji. 

Kenalkan juga penggunaan kata tolong, terima kasih, permisi, dan maaf melalui kegiatan sehari-hari.  

Menerapkan prinsip parenting anak yang bagus didampingi dengan pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal dari makanan bergizi dan susu pertumbuhan terfortifikasi akan mendukung si Kecil untuk menang di setiap langkah.

Jadi, jangan sampai terlewat untuk memberikan susu Nutrilon Royal 3 sebagai "The Formula For Winning Child". 

Nutrilon adalah satu-satunya susu pertumbuhan yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA lebih tinggi yang teruji klinis perkuat imunitas dan bantu maksimalkan inteligensinya untuk persiapkan si Kecil untuk menang.

Ayo join Nutriclub sekarang untuk dapatkan beragam promo dan hadiah eksklusif dari setiap pembelian produk Nutrilon!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Health. (2024). Young children and communication. Vic.gov.au. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/young-children-and-communication

  2. Is it too soon to teach my toddler the alphabet? (2022). BabyCenter. https://www.babycentre.co.uk/x556555/is-it-too-soon-to-teach-my-toddler-the-alphabet

  3. Kit. (2024). Mindset Kit - Three ways parents can instill a growth mindset, Growth Mindset for Parents. Mindset Kit. https://www.mindsetkit.org/growth-mindset-parents/how-parents-can-instill-growth-mindset/3-ways-parents-can-instill-growth-mindset

  4. 9 Steps to More Effective Parenting (for Parents). (2024). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/nine-steps.html

  5. Your Child’s Self-Esteem (for Parents). (2023). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/self-esteem.html

  6. How to Teach Your Child to Have a Growth Mindset. Verywell Family. (2016). https://www.verywellfamily.com/tips-for-teaching-your-child-to-have-a-growth-mindset-4014842#toc-2-teach-them-to-try-out-new-ideas-and-approaches-to-problem-solving

  7. IDAI | Aktivitas Fisik Pada Anak. (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/aktivitas-fisik-pada-anak

  8. Not All Attention Problems Are ADHD - Child Mind Institute. (2023, October 30). Child Mind Institute. https://childmind.org/article/not-all-attention-problems-are-adhd/

  9. Cioni, G., & Sgandurra, G. (2013). Normal psychomotor development. Handbook of Clinical Neurology, 3–15. https://doi.org/10.1016/b978-0-444-52891-9.00001-4

  10. Reading with babies from birth. (2023, August 24). Raising Children Network. https://raisingchildren.net.au/babies/play-learning/literacy-reading-stories/reading-from-birth

  11. Edelytics. (2023, January 10). 5 Ways To Strengthen Logical Reasoning Abilities In Children. Banyan Tree School. https://banyantree.in/jaipur/5-ways-to-strengthen-logical-reasoning-abilities-in-children/#:~:text=Logical%20thinking%20helps%20kids%20to,are%20rational%20and%20well%2Dreasoned.

  12. Miller, V. A. (2018). Optimizing Children’s Involvement in Decision Making Requires Moving Beyond the Concept of Ability. American Journal of Bioethics, 18(3), 20–22. https://doi.org/10.1080/15265161.2017.1418923

  13. Experience Curriculum. (2023, May 9). How to Help Children Make Choices | Inspired Learning. Inspired Learning. https://blog.experienceearlylearning.com/how-to-help-children-make-choices-2/

  14. Sahranavard, S., Mohamad Reza Miri, & Hamid Salehiniya. (2018). The relationship between self-regulation and educational performance in students. Journal of Education and Health Promotion, 7(1), 154–154. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_93_18

  15. How to Teach Good Behavior: Tips for Parents. (2002). American Family Physician, 66(8), 1463–1464. https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2002/1015/p1463.html

  16. Logic & Reasoning - Colorado Early Learning & Development Guidelines. (2020, February 24). Colorado Early Learning & Development Guidelines. https://earlylearningco.org/guidelines/ages-3-5/logic-reasoning/

Artikel Terkait