Loading...
5 Pentingnya Meningkatkan Skill Demi Masa Depan Anak - Nutriclub
Tumbuh Kembang

Pentingnya Growth Mindset untuk Meningkatkan Skill Demi Masa Depan Anak

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 15 Januari 2020


  • Apa itu Growth Mindset?
  • Pentingnya Menguasai Skill Demi Masa Depan Anak
  • Pentingnya Growth Mindset untuk Meningkatkan Skill Demi Masa Depan Anak

Di era yang sudah sangat maju, pendidikan formal bukanlah satu-satunya modal utama seorang anak untuk menggapai cita-cita. Terlebih, masa depan kini penuh dengan ketidakpastian dan akan semakin kompetitif. Untuk itu, si Kecil membutuhkan berbagai macam skill atau keterampilan agar ia mampu beradaptasi untuk menerima segala tantangan di masa depan. 

Lantas, apa pentingnya memiliki growth mindset untuk meningkatkan skill anak dan apa saja keterampilan yang harus dimiliki agar si Kecil tumbuh jadi pemenang di masa depan? Yuk, simak dulu apa arti growth mindset dan apa kaitannya dengan skill anak dalam artikel ini selengkapnya, Ma!

Apa itu Growth Mindset?

Growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat berkembang melalui usaha, latihan, dan belajar yang tekun. Dalam growth mindset, seseorang percaya bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh faktor-faktor tetap seperti bakat atau kecerdasan bawaan, melainkan oleh upaya dan dedikasi yang diberikan.

Ketika anak memiliki kemauan untuk berkembang, ia yakin dapat memperoleh pengetahuan dan menguasai berbagai keterampilan penting yang dapat membantunya terus melangkah raih kemenangan di masa depan.

Pentingnya Menguasai Skill Demi Masa Depan Anak

Setiap orang tua pasti ingin agar anaknya siap menghadapi tantangan masa depan dengan segala perkembangannya yang sulit diprediksi. Tak terkecuali Mama dan Papa, ‘kan? 

Supaya anak siap menghadapi tantangan di masa depan, si Kecil perlu menguasai 8 keterampilan penting yang diperlukan untuk menjadi pemenang. Apa saja winning skills penting itu?

  • Atensi: kemampuan mengarahkan perhatian terhadap satu hal dan terampil menilai emosi, motivasi, keinginan, dan niat orang-orang di sekitar mereka.

  • Fokus: kemampuan memusatkan perhatian dan minatnya terhadap satu hal dalam waktu lama. Oleh karena inilah fokus bisa dikatakan sebagai konsentrasi.

  • Memori: kemampuan menyimpan dan pemanggilan kembali informasi yang telah disimpan sebelumnya (mengingat), baik yang berupa pengalaman masa lalu, atau pengetahuan maupun pemikiran yang baru diterima.

  • Kemampuan Berbahasa: kemampuan anak mengekspresikan atau mengomunikasikan pikiran dan perasaannya, baik secara lisan maupun tertulis.

  • Keterampilan Psikomotor: kemampuan mengontrol gerak-gerak tubuh yang terkoordinasi antara saraf dan otot. Termasuk juga kemampuan untuk mengkomunikasikan pesan melalui gerakan, berinteraksi dengan orang lain, meningkatkan kemampuan berpikir, mengenal diri sendiri secara lebih baik, dan mengekspresikan diri dengan lebih efektif.

  • Kemampuan Berpikir Logis: kecerdasan dalam cara berpikir yang runtut, masuk akal, dan berdasarkan fakta-fakta objektif tertentu untuk menghasilkan kesimpulan atau solusi yang masuk akal. Berpikir logis juga artinya mampu membuktikan kesimpulan itu benar (valid) sesuai dengan pengetahuan-pengetahuan sebelumnya yang sudah diketahui.

  • Kemampuan Bernalar: keterampilan memahami argumen atau bukti yang digunakan untuk membuat kesimpulan dari suatu persoalan berdasarkan fakta dan sumber yang relevan.

  • Kemampuan Mengambil Keputusan: kemampuan membandingkan, mempertimbangkan, dan menentukan keputusan dari antara dua pilihan atau lebih atas pemikirannya sendiri untuk memecahkan masalah.

Nah, semua skill penting ini sangat berkaitan dengan pola pikir yang anak miliki, dan juga akan mempengaruhi satu sama lainnya. Jika si Kecil memiliki pola pikir yang positif dan percaya diri, ia akan lebih terbuka untuk belajar mengembangkan keterampilan baru demi meraih hasil yang lebih memuaskan.

Sebaliknya, jika anak memiliki pola pikir yang negatif atau suka meragukan kemampuan mereka sendiri, mereka mungkin enggan untuk mengambil risiko dan mencoba hal-hal baru. 

Maka itu, mengembangkan pola pikir atau mindset yang benar sejak dini pada anak adalah salah satu hal paling krusial untuk masa depan mereka. Nah, di sinilah Mama dan Papa mulai bisa mengenalkan dan mencontohkan growth mindset pada anak. 

Pentingnya Growth Mindset untuk Meningkatkan Skill Demi Masa Depan Anak

Memiliki growth mindset berarti anak percaya bahwa ia bisa menjadi lebih baik dalam apa pun yang ia lakukan dalam hidupnya asalkan ia mau berusaha, belajar dari kesalahan, dan tidak takut gagal menghadapi tantangan untuk meningkatkan skill serta wawasan mereka.

Lalu, apa pentingnya growth mindset untuk meningkatkan skill anak di masa depan? 

Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan mengenai alasan pentingnya meningkatkan skill demi masa depan anak sejak usia dini:

1. Mampu Menghadapi Berbagai Tantangan

Salah satu pentingnya meningkatkan skill demi masa depan anak adalah agar si Kecil mampu menghadapi macam-macam tantangan dan hal-hal baru di kemudian hari. 

Begini, Ma. Kita pasti paham bahwa sejak anak masih kecil hingga nanti dewasa, ia akan menghadapi ketidakpastian dan berbagai permasalahan walaupun masih dalam skala kecil. Semakin bertambah usia, tentu permasalahan hidup yang dialami si Kecil akan semakin beragam, Ma. 

Harapannya dengan memiliki berbagai macam skill itulah, anak menjadi percaya diri dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang sedang dihadapi juga hal-hal baru di masa depan. Anak juga jadi terdorong untuk melakukan hal-hal di sekitarnya tanpa khawatir merasa takut atau gagal. 

Berkat berbagai kemampuan yang dimiliki, si Kecil jadi lebih mudah berbaur dan mendapatkan banyak teman di sekolah atau saat ia punya kegiatan lain di luar sekolah, seperti kursus dan les. 

Sebaliknya, jika si Kecil tumbuh dengan fixed mindset atau kemampuan yang tidak berkembang, ia akan mudah merasa takut akan kegagalan karena tidak memiliki keterampilan yang mumpuni atau dibutuhkan. 

2. Anak Berkarakter Tangguh dan Gigih

Anak dengan growth mindset yang memiliki berbagai skill cenderung menunjukkan ketangguhan dan kegigihan. Kedua karakter ini diperlukan untuk memecahkan masalah dan mengatasi tantangan di masa depan agar dapat berubah menjadi sebuah keberhasilan dan kesuksesan. 

Contohnya, saat si Kecil mencoba bermain origami dan ia mengalami kesulitan untuk membentuk origami angsa, ia tidak akan mudah menyerah, Ma. Sebaliknya, ia justru akan tetap tekun dan gigih untuk mencoba berkali-kali sampai berhasil membuatnya. 

Beberapa studi juga menunjukkan hubungan erat antara growth mindset dan ketangguhan anak. Hal tersebut dapat mendukung terbentuknya sikap anak seperti anak akan lebih siap menghadapi masalah apa pun baik di lingkungan sosial maupun nanti di kehidupan akademiknya, hingga anak mampu mengatur tujuan yang ingin dicapai.

3. Anak Punya Motivasi Belajar Tinggi

Pentingnya meningkatkan skill di masa depan ternyata berkaitan erat dengan motivasi anak untuk terus tumbuh dan belajar. 

Sebab, anak dengan growth mindset tidak merasa puas dengan ilmu yang dimilikinya. Inilah yang membuat si Kecil memiliki kemampuan lebih dibandingkan teman-teman sebayanya, Ma. Bahkan, ia akan meluangkan waktu dan usaha lebih banyak untuk meraih pencapaian dan tujuan yang lebih tinggi.

Sebagai contoh, saat anak berhasil membuat origami angsa, ia pasti akan meminta Mama dan Papa untuk diajarkan membuat bentuk-bentuk baru lainnya seperti burung, ikan, atau kupu-kupu.

4. Anak Lebih Mudah Beradaptasi

Alasan pentingnya meningkatkan skill di masa depan anak berikutnya ternyata juga berkaitan dengan kemampuannya dalam beradaptasi di lingkungan sosial, Ma.

Ini karena ketika anak berada di rumah, biasanya ada orang dewasa di sekitarnya (seperti Mama, Papa, pengasuh, nenek, atau kakek) akan menyesuaikan diri dengannya. Akan tetapi, hal ini tidak selalu berlaku ketika di luar rumah atau di lingkungan sosial, terutama saat anak sudah mulai bersekolah.

Oleh karena itu, agar bisa mengikuti lingkungan di mana anak berada, si Kecil perlu memiliki berbagai skills. Sebab, Mama dan Papa tentunya tidak bisa selalu berada bersama anak, bukan? Ada saatnya ia harus mampu beradaptasi dan berdiri sendiri agar bisa mandiri kelak saat dewasa.

5. Anak Bisa Menyikapi Kritik dengan Baik

Anak dengan growth mindset dan memiliki berbagai macam skill umumnya akan mampu mengelola emosi. Ini artinya, anak tidak mudah merasa tertekan atau stres saat melakukan suatu hal.

Saat mengalami kegagalan, si Kecil akan menyikapinya secara positif. Ia mampu mengelola emosinya dengan tidak akan kesal ataupun marah saat menerima kritik atau masukan dari Mama, Papa, dan orang-orang di sekitarnya. 

Misalnya, saat anak sedang belajar menggambar. Kritik atau masukan yang diberikan untuk membuat gambarnya menjadi lebih baik akan ia gunakan sebagai sarana memperbaiki diri.

Nantinya, apa yang dipelajari dari kritik ini juga akan digunakan anak sebagai bekal menghadapi situasi lain yang lebih menantang di kemudian hari.

Nah, itu dia pentingnya meningkatkan skill di masa depan anak dan keterampilan apa saja yang perlu si Kecil miliki agar menjadi pemenang di masa depan.

Baca Juga: Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak dengan Growth Mindset

Lalu, bagaimana cara menumbuhkan growth mindset pada anak? Salah satu caranya adalah dengan memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi dari makanan dan pemberian nutrisi optimal dari Nutrilon Royal ACTIDUOBIO+ untuk mengoptimalkan sistem imunnya.

Sebab, dalam dua dekade terakhir ini berbagai penelitian menyatakan bahwa sistem kekebalan ternyata memainkan peran penting untuk mendukung proses pembelajaran, penguatan memori, dan plastisitas otak.

Plastisitas otak itu sendiri adalah kemampuan kapasitas otak untuk berubah dan beradaptasi mengikuti perkembangan anak. Ini adalah salah satu kemampuan otak yang penting dalam pembelajaran dan memori. Selain itu, sistem kekebalan juga sangat berperan dalam pemeliharaan fungsi neurokognitif yang sehat.

Jadi selain tentunya dengan terus belajar meningkatkan skill dan mengoptimalkan kemampuan berpikirnya, daya tahan tubuh si Kecil juga harus kuat dulu agar ia lebih siap menerima semua informasi baru.

Maka itu, yuk pastikan juga untuk selalu memenuhi kebutuhan gizi hariannya dari makanan yang bergizi serta tambahan susu pertumbuhan terfortifikasi seperti Nutrilon Royal 3 sebagai Bekal si Kecil untuk Menang. Karena, Nutrilon Royal dilengkapi dengan kandungan FOS GOS 1:9 yang lebih tinggi serta omega 3, 6, dan DHA yang sudah teruji klinis untuk dukung imunitas si Kecil.

Semoga artikel ini membantu, ya, Ma!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Verywell. (2016). How to Teach Your Child to Have a Growth Mindset. Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/tips-for-teaching-your-child-to-have-a-growth-mindset-4014842
  2. Verywell. (2023). Gardner’s Theory of Multiple Intelligences. Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/gardners-theory-of-multiple-intelligences-2795161
  3. How to Help Kids Focus | Parenting Tips & Advice. (2016). PBS KIDS for Parents. https://www.pbs.org/parents/thrive/tips-for-helping-your-child-focus-and-concentrate
  4. How to Help Kids With Working Memory Issues - Child Mind Institute. (2023, January 26). Child Mind Institute. https://childmind.org/article/how-to-help-kids-with-working-memory-issues/
  5. ‌Language Development - baby, stages, meaning, Definition, Description, Common problems. (2013). Healthofchildren.com. http://www.healthofchildren.com/L/Language-Development.html
  6. Definisi, A., Fisik, P., Psikomotorik, D., & Didik, P. (n.d.). URAIAN MATERI. https://cendikia.kemenag.go.id/storage/uploads/file_path/file_09-03-2021_6047934408ef7.pdf
  7. THE IMPORTANCE OF PSYCHOMOTRICITY IN THE DEVELOPMENT PERIOD OF THE ATHLETE - MBP School of coaches. (2021, May 17). MBP School of Coaches. https://mbpschool.com/en/the-importance-of-psychomotricity-in-the-development-period-of-the-athlete/#:~:text=Psychomotor%20skills%20help%20the%20individual,Stimulates%20the%20ability%20to%20reason
  8. Kadek Suarca, Soetjiningsih Soetjiningsih, & IGA Endah Ardjana. (2016, December 5). Kecerdasan Majemuk pada Anak. ResearchGate; Paediatrica Indonesiana - Indonesian Pediatric Society. https://www.researchgate.net/publication/312175228_Kecerdasan_Majemuk_pada_Anak
  9. Mcilroy, T. (2021, June 24). 12 Critical Thinking Activities for Kids. Empowered Parents. https://empoweredparents.co/how-to-develop-your-childs-thinking-skills-during-storytime/
  10. Tian C. (2018, October 15). Tips and Activities To Help Kids Develop Decision-Making Skills. FirstCry Parenting; FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/tips-and-activities-to-help-kids-develop-decision-making-skills/
  11. Williams, E. (2018, May 29). What Is A Growth Mindset And What Does It Mean For Kids And Parents. Third Space Learning. https://thirdspacelearning.com/blog/what-is-growth-mindset/
  12. How to Help Kids With Working Memory Issues - Child Mind Institute. (2023, January 26). Child Mind Institute. https://childmind.org/article/how-to-help-kids-with-working-memory-issues/
Artikel Terkait